Guna Tujan Media Malaysia Bakal Bolehkan Warga Tanam Ganja

0 236

MALAYSIA , Buletininews.com — Pemerintah Malaysia akan mengizinkan warga menanam ganja dengan tujuan medis atau untuk penelitian. Izin itu dapat diperoleh dari Kementerian Kesehatan Malaysia.

Pemerintah Malaysia akan mengizinkan warga menanam ganja dengan tujuan medis atau untuk penelitian. Izin itu dapat diperoleh dari Kementerian Kesehatan Malaysia.

Direktur Jenderal Badan Anti-Narkoba Nasional Zulkifli Abdullah mengatakan, ada ruang dalam Undang-Undang Obat-Obatan Berbahaya 1952 untuk penanaman ganja dengan tujuan medis. Namun, ganja baru bisa ditanam setelah mengantongi izin.

Zulkifli menambahkan, penanaman ganja medis juga harus dikontrol dengan ketat sehingga tidak disalahgunakan untuk tujuan lain.

“Ganja dapat dibudidayakan untuk keperluan pengobatan di Malaysia, yang Anda butuhkan adalah mendapatkan izin dari Menteri Kesehatan,” kata Zulkifli, seperti dilansir The Coverage, Senin (7/10).

Ia mengatakan, ada ketentuan dalam undang-undang Malaysia yang mengizinkan penanaman ganja asalkan memenuhi beberapa persyaratan atau izin khusus.

“Baru-baru ini, saya membaca di media tentang (keberhasilan) sekelompok orang Malaysia (di luar negeri) dalam memproduksi minyak ganja, jadi saya merasa ini adalah peluang yang sia-sia jika kita tidak melihat kelayakan untuk melakukan hal yang sama di Malaysia,” ujarnya.

“Jika kita melihat Undang-Undang Obat Berbahaya 1952, tanaman ganja dapat dibudidayakan untuk tujuan medis … Oleh karena itu penting untuk mendapatkan persetujuan dari Menteri Kesehatan terlebih dahulu, sebelum dapat diproduksi untuk tujuan medis,” imbuh Zulkifli.

Undang-Undang Obat Berbahaya 1952 secara tegas membatasi kepemilikan, penjualan, penggunaan, impor dan ekspor opium, kokain, dan zat ganja di Malaysia. Namun, ada ketentuan dalam undang-undang yang memungkinkan penggunaan zat-zat ini untuk tujuan pengobatan dengan izin.

Pemerintah Malaysia akan mengizinkan warga menanam ganja dengan tujuan medis atau untuk penelitian. Izin itu dapat diperoleh dari Kementerian Kesehatan Malaysia.

Direktur Jenderal Badan Anti-Narkoba Nasional Zulkifli Abdullah mengatakan, ada ruang dalam Undang-Undang Obat-Obatan Berbahaya 1952 untuk penanaman ganja dengan tujuan medis. Namun, ganja baru bisa ditanam setelah mengantongi izin.

Zulkifli menambahkan, penanaman ganja medis juga harus dikontrol dengan ketat sehingga tidak disalahgunakan untuk tujuan lain.

“Ganja dapat dibudidayakan untuk keperluan pengobatan di Malaysia, yang Anda butuhkan adalah mendapatkan izin dari Menteri Kesehatan,” kata Zulkifli, seperti dilansir The Coverage, Senin (7/10).

Ia mengatakan, ada ketentuan dalam undang-undang Malaysia yang mengizinkan penanaman ganja asalkan memenuhi beberapa persyaratan atau izin khusus.

“Baru-baru ini, saya membaca di media tentang (keberhasilan) sekelompok orang Malaysia (di luar negeri) dalam memproduksi minyak ganja, jadi saya merasa ini adalah peluang yang sia-sia jika kita tidak melihat kelayakan untuk melakukan hal yang sama di Malaysia,” ujarnya.

“Jika kita melihat Undang-Undang Obat Berbahaya 1952, tanaman ganja dapat dibudidayakan untuk tujuan medis … Oleh karena itu penting untuk mendapatkan persetujuan dari Menteri Kesehatan terlebih dahulu, sebelum dapat diproduksi untuk tujuan medis,” imbuh Zulkifli.

Undang-Undang Obat Berbahaya 1952 secara tegas membatasi kepemilikan, penjualan, penggunaan, impor dan ekspor opium, kokain, dan zat ganja di Malaysia. Namun, ada ketentuan dalam undang-undang yang memungkinkan penggunaan zat-zat ini untuk tujuan pengobatan dengan izin.

Leave A Reply

Your email address will not be published.