Pernah Punya Modal 17 Milyar, YBN Pertanyakan Laporan Tata Kelola Keuangan Bumdes Kota Baru

0

 

ROKAN HULU, Buletininews.com – Berawal dari sengketa informasi publik, Kemudian berlanjut pada dugaan adanya ketidaksesuaian tata kelola laporan keuangan tahun 2017 hingga tahun 2021 pada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) “Sumber Makmur” Desa Kotabaru Kecamatan Kuntodarussalam Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebesar 17 Milyar dipertanyakan oleh Yayasan Bening Nusantara (YBN) yang dikomandoi oleh pengacara kondang kawakan Rokan Hulu Indra Ramos, SHi.

Dugaan ketidaksesuaian laporan tersebut terungkap berdasarkan fakta dipersidangan yang digelar oleh Komisi Informasi Publik Riau antara pihak pemohon dalam hal ini YBN kepada pihak termohon yakni pihak Bumdes Sumber Makmur Desa Kotabaru pada Jum’at 18/02/2022 lalu.

 

Hal tersebut dikatakan Indra Ramos, SHi kepada media ini via seluler pada Senin 21/02/2022 siang.

“Permasalahan laporan keuangan Bumdes Sumber Makmur Desa Kota Baru sedikit demi sedikit mulai jelas keberadaannya.Hal ini terungkap dalam persidangan yang di mohonkan oleh Yayasan Bening Nusantara (YBN) dengan Termohon Kepala Desa Kota Baru selaku atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID)”. Ungkap Ramos

Lanjut Ramos, Dalam persidangan tersebut dihadiri Indra Ramos selaku Ketua YBN dan Sutanto sebagai sekdes dan kuasa Kepala Desa Kota Baru.

“Sengketa permohonan informasi ini sudah bergulir lama, Berawal pada bulan Mei 2021 dimana kala itu Pihak Bumdes dan Pemerintahan Desa Kota Baru diduga selalu mengabaikan permohonan yang diajukan pihak YBN”. Sebut Ramos

Kemudian Ramos mengatakan saat sidang dengan agenda pembuktian pada beberapa hari yang lalu Sutanto mengakui bahwa laporan keuangan adalah informasi terbuka untuk umum.

“Namun mereka pada persidangan itu mengaku selaku pemerintahan desa sampai saat ini tidak mendapatkan laporannya, kemudian Bumdes Sumber Makmur pernah mempunyai modal 17 Milyar namun sampai sekarang tidak ada laporannya malahan ada sekitar 6,5 Milyar keuangan tidak jelas sama sekali” Ungkap Ramos,SHi.

Sebut Ramos, Pihak Desa mengaku sudah sering meminta laporan namun tidak pernah di jawab Direktur Bumdes, Termasuk saat persidangan di Komisi Informasi sudah diberi tahu tetapi tidak hadir.

“Sulit dipercaya Dana sebesar itu dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengawasan. Apalagi SK Dirut Bumdes itukan dari Kepala Desa, Bahkan kita menduga ada permainan dan keterlibatan Pihak desa.Hal ini harus diungkap sampai tuntas”. Sebutnya mengakhiri

Media ini kemudian menghubungi via seluler Dirut BUMdes Sumber Makmur Desa Kotabaru Teguh untuk meminta tanggapan terkait permasalahan tersebut, Dirut BUMdes mengatakan supaya menanyakan hal tersebut ke pihak DPMD Rohul.

“Saya nggak mau berandai andai, kita bicara dengan fakta, jadi kan kita setiap bulan itu ada laporan ke kabupaten, tanya disana ada DPMD fasilitator Bumdes, jadi gimana keuangan di Bumdes di Desa Kotabaru, nanti disangka kita membela diri, tanya aja langsung kesana bang, klarifikasi aja nanti kesana bang untuk lebih jelasnya data semua ada disana”. tutup Teguh

Iklan di bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.