Meranti, Buletininews.com — Untuk mengurangi dampak ekonomi dari pandemi covid-19, Pemerintah Desa (Pemdes) Batang Malas Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau,mulai melaksanakan kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD)
Kepala Desa Batang Malas, Abdul Azis, SPd,i ,melalui
Kaur Pembangunan, Nurul, yang didampingi Kaur Keuangan , Muryani, yang ditemui dilokasi kegiatan, dalam situasi pandemi ini tidak berarti semua orang harus tinggal dirumah sebagian tetap bekerja , Namun pelaksanaan program PKTD ini menjalankan protokol kesehatan,jaga jarak perorangan dan menghindari kerumunan serta menggunakan masker sebagai pelindung dari penyebaran virus corona atau covid-19.
Menjaga jarak memakai masker sehingga pelaksanaan program PKTD tidak mengganggu upaya kita dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19, ungkap Nurul kepada Wartawan hari Rabu 22 April 2020.
Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat Desa Batang Malas yang melakukan kegiatan diluar rumah
harus memakai masker demi mencegah dari terinfeksi dari virus covid-19.
Kegiatan PKTD yang membangun turap beton tersebut menelan anggaran biaya Rp.123.885.000.- dengan volume kegiatan panjang 83,3 meter tinggi 1,5 meter bersumber dari dana Desa, lokasi dijalan Almujahiddin dengan menyerap tenaga kerja 40 orang , Ucap, Nurul.
Nurul juga berharap, program Padat Karya Tunai ini dapat mempertahankan daya beli masyarakat dan membuka lapangan kerja ditengah pandemi virus corona.
Karena tidak sedikit warga secara ekonomi selain kehilangan pekerjaan juga tak bisa beraktivitas akibat dampak pademi virus corona,kata Nurul.
Dijelaskannya bahwa pelaksanaan PKTD tersebut sesuai dengan peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah tertinggal (Kemendes PDTT) Nomor ; 6 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri Desa PDTT Nomor ; 11 Tahun 2019 tentang prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2020 tentang Desa tanggap covid-19,serta intruksi Menteri Dalam Negeri.
Dimana akibat wabah covid-19 telah berdampak serius terhadap sendi-sendi ekonomi masyarakat tak terkecuali masyarakat pedesaan.
Dengan adanya program PKTD tersebut secara ekonomi setidaknya bisa membantu daya beli masyarakat terutama bagi masyarakat yang terdampak virus corona , kata, Nurul, yang diamini oleh Muryani. ( M.Khosir )
