OTT 3 Oknum Kepala Desa Di Kampar, Polisi Sita Uang Rp.100 Juta

0 398
iklan artikel pertama

KAMPAR, Buletininews.com — Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Tipikor Polres Kampar menyikat 3 Oknum Kepala Desa dalam kasus tindak pidana korupsi dalam jabatan dengan menemukan barang bukti berupa uang tunai berjumlah Rp.100 juta bersama 3 stempel dan 5 unit Hp, pada Jumat (03/04/2020).

3 Oknum Kepala Desa ini di OTT atas pemerasan terhadap salah satu perusahaan. Diantaranya adalah PI Kades Sari Galuh, LS Kades Batang Batindih dan MU Kades Non Aktif Desa Tambusai.

OTT berawal Selasa siang (31/03/2020), saat itu PI selaku Kades Sari Galuh bersama LS Kades Batang Batindih dan MU Kades Non Aktif Desa Tambusai, mendatangi lokasi proyek pembangunan pabrik / kandang ayam milik PT. Wilkon yang berlokasi di Wilayah Desa Sari Galuh Kecamatan Tapung.

Aksi 3 oknum Kepala Desa setibanya di lokasi langsung menutup akses pintu keluar masuk proyek pembangunan perusahaan tersebut dengan cara melintangkan 2 Unit mobil yang dikemudikan 3 Oknum Kades sebagai tersangka OTT Tim Tipikor Polres Kampar.

Diketahui, tujuan aksi 3 Oknum Kepala Desa ini agar kegiatan proyek berhenti sehingga Pimpinan Proyek menemui 3 Oknum Kades di Kampar ini, sebab berdalih ingin menjadi pemasok material dalam pembangunan proyek perusahaan tersebut.

Diketahui juga, para Oknum Kepala Desa ini meminta uang sebesar Rp.100 juta kepada pihak perusahaan sebagai uang koordinasi dengan tiga Desa. Jika tidak, pihak perusahaan diancam pembangunan pabrik akan dihentikan.

Lanjutnya Kamis pagi (02/04/2020), PI Kades Sari Galuh kembali berkomunikasi dengan pihak perusahaan dengan mengancam jika sampai sore ini (02/04) uang yang dimaksud tidak diserahkan, maka proyek pembangunan pabrik kandang ayam tersebut akan dihentikan dan ditutup akses jalan untuk proyek pembangunan PT Wilkon.

Pihak PT Wilkon karena merasa ada ancaman ini, akhirnya pihak perusahaan terpaksa menuruti keinginan para Oknum Kades yang di OTT Tim Tipikor Polres Kampar ini.

Tim Tipikor dari Kepolisian Resort Kampar mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada penyerahan uang sebesar Rp.100 juta kepada 3 oknum Kepala Desa yang berbau melakukan tindak pidana korupsi dan pemerasan.

Dengan sigap, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK perintahkan Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Fajri SH SIK bersama Kanit IV Iptu Marupa Sibarani dan Panit Reskrim Polsek Tapung Iptu Aulia Rahman serta Unit Tipikor Polres Kampar mendatangi Lokasi untuk melakukan penyelidikan.

Di TKP Tim menemukan 8 orang yang sedang berkumpul serta barang bukti yang ditemukan petugas kemudian dibawa ke Polres Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fajri SH SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Fajri bahwa setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi di Polres Kampar, lalu dilakukan Gelar Perkara di Ditreskrimsus Polda Riau telah ditetapkan 3 orang tersangka untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.( Husni)

iklan paling bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.