Inhu Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Santri Tingkat Prov Riau 14 – 15 November 2022

0 1,039

INHU, Buletininews.com – Rangkaian peringatan hari santri tingkat Provinsi Riau Tahun 2022 dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 14-15 November 2022.

Rangkaian acara dimulai dengan malam pentas seni santri pada Senin malam 14/11/2022, di objek wisata Danau Raja Rengat.

Hadir dalam Kegiatan ini Wakil Bupati Inhu, Drs. H. Junaidi Rachmat, M.Si; Kepala Dinas Pemuda dan olahraga provinsi Riau, H. Bobby Rachmat, S. STP; kiyai dan santri dari kabupaten /kota se-Provinsi Riau.

Dalam sambutanya Wakil Bupati Inhu, Junaidi Rachmat menyampaikan rasa bangga dan terhormat karena kabupaten inhu menjadi tuan rumah peringatan hari santri nasional tingkat provinsi.

“Tanggung jawab yang besar menjadi tuan rumah kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 1000 kiyai dan santri dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau” ujar Junaidi.

“Dengan tema hari santri nasional ‘Berdaya menjaga martabat kemanusiaan’ diharapkan santri dapat menjadi apa saja, tak hanya agama melainkan juga pengetahuan dan teknologi untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia” terang Wabup.

Kemudian pada Selasa 15/11/2022 rangkaian acara dilanjutkan dengan Pawai santri yang dilepas dari gedung sejuta Sungkai menuju RTH rengat untuk mengikuti upacara peringatan hari santri

Gubernur Riau Syamsuar selaku inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa santri dalam sejarah selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjuangan bangsa indonesia.

Dewasa ini sebut Gubernur, para santri dituntut mampu menguasai perkembangan teknologi informasi guna mengikuti perkembangan zaman.

Kemudian sebut Gubernur, lulusan pondok pesantren dituntut menjadi santriprenuer yang hebat, yaitu selain menjadi kader ulama para santri harus bisa menjadi wirausaha, sehingga dapat mengembangkan ekonomi syariah.

Rangkaian peringatan Hari santri tingkat Provinsi Riau Tahun 2022 diakhiri dengan sarasehan bersama kiyai Ponpes se-Riau yang dilaksanakan di gedung Dang Purnama Rengat.

Sarasehan ini mengambil tema “Pondok pesantren ramah anak dalam bingkai 4 Pilar kebangsaan”, dengan menghadirkan narasumber Gubernur Riau Syamsuar, Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman, Bupati Indragiri Hulu Rezita Meylani Yopi, dan Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Provinsi Riau Edwar S Umar.

Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, dalam paparan materinya dengan judul “Arah Kebijakan Sekolah Ramah Anak Pada Pondok Pesantren dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kab. Inhu”, menyebutkan Kab. Inhu terus memperbaiki diri untuk bisa membentuk dan menciptakan Kabupaten Layak Anak (KLA), yaitu kabupaten yang aman bagi anak.

Selanjutnya sebut Rezita, Usaha untuk menjadi Kabupaten Layak Anak ini sudah di inisiasi dari tahun 2014, dan tahun 2017 dan 2018 Inhu mendapatkan KLA Tingkat Pratama, tahun 2019 kategori Madya, Tahun 2021 kembali mendapatkan Kategori Madya, dan tahun 2022 meningkat ke kategori Nindya.

Untuk mencapai Kabupaten Layak Anak, tentunya tidak hanya dari usaha pemerintah saja, diharapkan seluruh unsur masyarakat turut bersama-sama bergerak termasuk dari pihak pondok pesantren, sambung Rezita.

Untuk mencapai satuan pendidikan ramah anak terdapat tiga pilar penting, yaitu anak, satuan pendidikan, dan orang tua. Tiga pilar ini harus terjalin komunikasi yang baik agar tercapainya satuan pendidikan ramah anak ini.

Terakhir Rezita berharap apabila diketahui terjadi kekerasan terhadap Perempuan atau anak, untuk segera melaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan anak.

Iklan di bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.