Komitmen Bupati H Sukiman Pada Ekonomi Rakyat, Sekda Rohul Resmikan BUMDesa Syari’ah

0 221
iklan artikel pertama

ROKAN HULU, Buletininews.com – Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul H Abdul Haris S Sos M Si menghadiri Musyawarah Pertanggungjawaban Tahunan Bumdesa (Bumdesa) Usaha Bersama Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, Senin (16/3/2020).

Sekda Abdul Haris meresmikan BUMDesa Syariah Usaha Bersama Desa Mahato  Sakti, ditandai dengan membuka papan selubung, yang disaksikan Kadis DPMPD Rohul Margono S Sos, Ketua DWP Rohul Hj Neti Herawati, Kaban Kesbangpol Rohul Musri S Sos.

Kemudian Kadisnakbun Rohul Agung, Camat Tambusai Utara Mastur SSos M Si, Kades Mahato Sakti Nanik Yuniar SPd, Pengurus BUMDesa Usaha Bersama dan Perangkat Desa Mahato Sakti.

Sekda Rohul H Abdul Haris S Sos M Si mengaku bangga Pengurus BUMDesa Usaha Bersama yang telah mengelola Bumdes dengan baik.

Pasalnya, di saat BUMDesa di Rohul dalam masa penurunan, tapi BUMDesa Usaha Bersama malah mengalami peningkatan dari Sisa Hasil Usaha (SHU).

“Kita bangga dengan Pengurus BUMDesa Usaha Bersama dan juga masyarakat sebagai pemanfaat telah melaksanakan hak dan kewajibannya, meski hanya bergerak di dua unit usaha Simpan Pinjam dan BRIlink, SHU BUMDesa Tahun buku 2019 ini naik Rp 168.000.000 dibandingkan taun 2018 Rp 160.403.787,” kata Sekda

Dengan telah diresmikannya BUMDesa Syari’ah Usaha Bersama, Sekda Abdul Haris berharap Pengelolaan BUMDesa ini dikelola secara syari’ah sesuai dengan ketentuan dan syariat agama Islam.

“Kita patut bangga dengan Pengurus BUMDesa Usaha bersama yang hijrah dari Bumdes konvensional ke Bumdes berbasis Syari’ah, kita berharap keberadaan BUMDesa Syari’ah ini dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Mahato Sakti, di tengah banyaknya Koperasi pinjaman dengan bunga yang tinggi, karena hakekat berdirinya Bumdes ini untuk membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Sekda

Sekda Abdul Haris juga mengajak masyarakat Desa Mahato Sakti yang notabenenya sebagai petani Kelapa Sawit, jika Sawitnya sudah masa dalam replanting, agar mengikuti Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dengan membentuk kelompok tani dan mengajukan proposal ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul.

Sementara itu, Kepala Desa Mahato Sakti Nanik Yuniar S.Pd menjelaskan perkembangan BUMDesa Usaha Bersama yang pada tahun 2008 hanya bermodal Rp 500.000, hingga Januari-Desember 2019 perguliran dana BUMDesa Usaha Bersama telah mencapai Rp 1.620.300.000.

“Kami sangat bangga dengan Pengurus BUMDesa Usaha Bersama yang telah mengelola Bumdes ini secara transparan dan bertanggungjawab, begitu juga dengan masyarakat sebagai Pemanfaat Bumdes yang telah melaksanakan kewajibannya tepat waktu, meski hanya bergerak di dua unit usaha, tapi SHU nya pada tahun meningkat Rp 168.309.128,” kata Nanik

“Dari SHU ini bisa berkontribusi untuk PADes sebesar Rp 16.830.900, bantuan untuk Rumah Tangga Miskin Rp 8.415.450 dan dana sosial Rp 8.415.450. Rencana Usaha untuk tahun 2020 ini BUMDesa Usaha bersama akan membuka Wahana Permainan, dengan harapan bisa meningkatan pendapatan BUMdesa Usaha Bersama,” tambah Nanik Yuniar.

(Kominfo/HG)

iklan paling bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.