Ikuti Literasi Vaksin Covid-19 Secara Virtual, Pemkab Rohul Dukung Pemerintah Tangkal Hoax tentang Vaksinasi

0 408

ROKAN HULU, Buletininews.com — Untuk menangkal berita hoaks dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, Komisi Informasi Publik (KIP) Pusat bersama Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menggelar Program Literasi Vaksin Badan Publik bersama lintas lembaga, Pemprov dan Bupati secara Virtual.

Ditingkat Pemkab Rohul, diwakili Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si didampingi Kasi Tata Kelola e-Government Darwis S.Ikom dan Staf, di Ruang Video Conference Diskominfo Rohul, Pasir Pengaraian, Rabu (27/1/2021).

Dalam Raker tersebut, Komisi Informasi Publik (KIP) Pusat mengatakan bahwa KIP terus berupaya menginformasikan vaksin ini aman kepada masyarakat. KIP juga menghimbau kepada seluruh Badan publik untuk menginformasikan informasi publik yang terbuka dan benar kepada masyarakat agar jangan sampai informasi vaksin yang telah diikhtiarkan secara baik oleh Pemerintah disalahgunakan dan bias informasi.

“Sehingga dengan harapan bisa menangkal berita hoaks tentang pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, yang bisa menimbulkan ketakutan dan keresahan ditengah masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Herbuwono mengatakan program vaksinasi yang sedang dijalankan merupakan pekerjaan rumah bersama, sehingga harus diselesaikan semua elemen masyarakat yang terkait dengan medis, baik sosial maupun individu dan keluarga.

“Tujuan vaksin adalah mengurangi angka penularan dan kematian untuk masyarakat. hasil efektifitas vaksin yang sudah melalui uji klinis di Bandung ini mencapai tingkat efektivitas sebesar 65,3% jadi tidak serta merta proses produksi itu sederhana dan langsung dipakai,” ujarnya.

“Jadi harus melewati jalan waktu yang panjang supaya bisa digunakan serta membutuhkan studi ilmiah yang kritis dan elegan, sehingga bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dalam segala aspek klinis maupun laboratorium,” imbuh Wamenkes.

Senada dengan Direktur Obat BPOM Rizka Andalucia, Ia menjelaskan, bahwa Vaksin Covid-19 telah telah melewati 3 fase uji klinik, sehingga keamanan dan mutu vaksin dijaga dan dikawal oleh BPOM bersama lintas sektor terkait dan Pemerintah Daerah, dimulai dari penelitian, produksi, peredaran, hingga fasilitas pelayanan kesehatan.

“Dalam upaya Vaksinasi Covid-19, masyarakat mempunyai peran penting untuk keluar dari pandemi ini dengan percaya kepada pemerintah dan mendukung program vaksinasi, ikut divaksin, melaporkan apabila terdapat Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk segera dibantu. Masyarakat yang telah divaksin harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” ujar Rizka.

Selain mendapatkan perijinan dari BPOM, Vaksin Covid-19 juga telah teruji dan mendapat label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“MUI telah menyatakan bahwa Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu mekanisme pengobatan yang telah memenuhi standar syar’i,” kata Asrorun Ni’am Sholeh selaku Ketua MUI Bidang Fatwa.

Ia menambahkan bahwa Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu mekanisme pengobatan yang telah memenuhi standar Syar’i. Oleh karena itu Vaksin telah terjamin aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu ragu lagi bahwa fatwa halal yang telah diberikan MUI tersebut benar-benar valid.

“Vaksinasi ini perlu didukung publik secara kolektif agar ikhtiar dapat berjalan dengan optimal, untuk mensukseskan vaksinasi ini perlu adanya koordinasi dengan stakeholder untuk memastikan ikhtiar dalam upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19,” jelasnya.

Selanjutnya, dari Ketua Komunikasi Publik KPCPEN sekaligus Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo, Rosarita Niken Widiastuti mengatakan hal ini tentu merupakan komitmen yang sangat kuat untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa vaksin ini telah teruji dengan baik.

Melalui Sosialisasi atau literasi vaksin untuk badan publik seperti ini, Ia berharap semua mendapatkan pemahaman bagian yang benar untuk dapat menjelaskan kepada masyarakat.

Usai mengikuti Vicon Program Literasi Vaksin, Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si siap menindaklanjuti arahan dan mendukung Pemerintah dalam menangkal berita Hoaks tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 khususnya di Kabupaten Rokan Hulu.

“Sesuai rencana Rohul akan melaksanakan Vaksinasi tahap 1 termin II dibulan Februari 2021 mendatang. Pemkab dan Diskominfo Rohul sebagai Badan Publik dalam penyebarluasan Informasi Publik siap mendukung Kebijakan Pemerintah dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Terutama ikut mensosialisasikan lewat Media bahwa Vaksin Covid-19 ini aman untuk masyarakat,” ujarnya.

Yusmar juga berpesan kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan sosial media dan memfilter berita-berita yang belum jelas kebenarannya, terutama tentang pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan ditengah masyarakat.

Pelaksanaan Vicon dalam Program Literasi Vaksin Covid-19 diikuti Ditjen Adwil Kemendagri, Wakil Menkes, BPOM, MUI, KIP, Pimpinan dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Badan Publik dan Penyelenggara Negara tingkat Provinsi, Kabupaten, dan Kota. *(adv/Kominfo/Wira)

Iklan di bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.