Gubernur Riau Resmikan Jembatan Baru di Rohul, Warga Desa Rokan Timur Semringah

0

Pekanbaru, Buletininews.com —Gubernur Riau H Syamsuar bersama Wakil Gubernur H Edy Natar Nasution meresmikan Jembatan Sei Siasam, Rabu (20/10). Keberadaan jembatan baru ini, telah nantikan oleh warga Desa Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Kota, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Jenis Jembatan Sei Siasam kontruksi rangka baja, panjang jembatan 60 meter, panjang oprit 50 meter, dan lebar jembatan 7 meter. Biaya pembangunan, berasal dari APBD tahun anggaran 2020, sebesar Rp.13.465.303.850,61.

Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan, pembangunan Jembatan Sei Siasam pada ruas Jalan Ujung Batu – Rokan – Batas Sumatera Barat (Sumbar) merupakan kegiatan penunjang infrastruktur bagi masyarakat.

Gubernur Riau H Syamsuar (tengah) menandatangani prasasti Jembatan Sei Siasam, didampingi Wakil Gubernur Riau, H Edy Nasution (kiri), dan Bupati Rohul Sukiman.

“Alhamdulillah pembangunan Jembatan Sei Siasam Desa Rokan Timur Pasir Rambah pada hari ini kita resmikan penggunaannya. Keberadaan jembatan ini untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas, agar memenuhi kebutuhan akan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat,” ujar Syamsuar.

Selain itu, hadirnya jembatan ini, imbuh Syamsuar, juga untuk menunjang perekonomian sosial dan budaya. Sehingga dapat meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat pada ruas jalan Ujung Batu  Rokan  Batas Sumbar.

Jembatan Lama Desa Rokan Timur

Ia menjelaskan, jembatan Sei Siasam sebagai akses transportasi bagi masyarakat Desa Rokan Timur untuk mengangkut hasil bumi. Pembangunan jembatan baru ini menggantikan jembatan lama sudah lama dinantikan masyarakat.

“Keberadaan jembatan ini untuk menggantikan jembatan lama yang rusak. Untuk itu kita sangat bahagia, dan berharap jembatan ini bisa memberi efek positif, dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hulu umumnya dan Kecamatan Rokan IV Koto khususnya,” ucap Syamsuar.

Warga Desa Rokan Timur, Elfendri menuturkan, hadirnya Jembatan Sei Siasam telah dinanti nanti warga masyarakat, lantaran sudah senang bisa melewati jembatan yang baru ini.

“Tranportasi masyarakat jadi lancar. Sebelumnya ketika masih menggunakan jembatan lama terpaksa antri, sebut Elfendri.

Diungkapkan Elfendri, ketika warga masih menggunakan jembatan lama, ketika melansir hasil karet terpaksa harus antri bergantian menunggu mobil yang masuk.

“Ada juga warga yang pernah jatuh terpleset. Karena karena kayu penyangganya licin. Saya ucapkan terimakasih kepada pak gubernur dan wakil gubernur Riau yang telah membantu membangun jembatan baru ini,” tandasnya.

Iklan di bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.