Rumah Kedai Dan Sebuah Mobil Dilalap Sijago Merah, Pemilik Sedang Tidur

KAMPAR KIRI, Buletininews.com – Sebuah rumah kedai (warung, red) non permanen yang terletak di RW Tanah Merah Kelurahan Lipat Kain Kec.Kampar Kiri dilalap sijago merah pada Kamis pagi (20/02/2020). Diketahui pemilik sebuah rumah kedai (warung, red) ini bernama Buli (60 Th).

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun 1 unit kendaraan bermotor roda 4 merek Kijang tipe Kapsul SGX yang berada didalam rumah kedai itu ikut terbakar dilalap sijago merah. Dari taksiran kasat mata kerugian korban dalam musibah ini diperkirakan mencapai Rp 250 juta.

Menurut keterangan saksi mata Andi dan Yunus (20/2/2020), sekitar pukul 09.00 WIB saat itu saksi sedang bekerja sebagai tukang bangunan di Mushalla yang berada disamping rumah kedai (warung, red) milik korban, Buli (60 Th).

“kita lihat ada kumpalan asap tebal muncul dari ruang tengah rumah kedai pak Buli, kami sontak berlari ke rumah kedai itu untuk memberitahu pemiliknya yang pada saat itu sedang tidur didalam rumah.” terang saksi.

Kemudian, berusaha memadamkan api sambil berteriak agar adanya bantuan pemadaman dari warga atau pihak lain, “api sangat cepat menjalar sehingga menghanguskan seluruh bagian rumah kedai, termasuk sebuah mobil yang diparkir di dalamnya.” beber warga setempat.

Kepolisian Sektor Kampar Kiri mendapat informasi tersebut, langsung turun ke lokasi terjadinya kebakaran sebuah rumah kedai itu yang dipimpin Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Yulisman MSI beserta para anggotanya.

Setibanya di TKP, Kapolsek Kampar Kiri langsung mengecek dan turut membantu dalam melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya bersama warga setempat.

Tak lama kemudian, Pukul 09.50 WIB tiba 1 unit mobil Damkar milik Yayasan Ninik Mamak Kenegerian Lipatkain dan 1 unit mobil Damkar milik PT PSPI Distrik Lipatkain ikut langsung melakukan upaya pemadaman dan pendinginan titik kebakaran dirumah kedai milik Buli (60 Th).

Selanjutnya pukul 10.30 WIB datang lagi 1 unit mobil Damkar Pemda Kampar dan Tim BPBD Kampar yang juga ikut membantu proses pemadaman serta pendinginan.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman MSI saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikannya bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian ditaksir sekitar Rp 250 juta.

“Untuk penyebab kebakaran, dugaan sementara berdasarkan keterangan saksi-saksi dilokasi kejadian karena kosleting listrik, namun saat Unit Reskrim Polsek masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini,” jelasnya.(hasbi)

Comments (0)
Add Comment