PEKANBARU, Buletininews.com — Tekan penyebaran Covid 19 Walikota Dr H Firdaus ST MT berkomitmen serius Hal itu terbukti, untuk melakukan pencegahan Pandemi ini, Pemko Pekanbaru juga akan melakukan vaksinasi
keliling.
Kamis (27/5) Lima unit bus diluncurkan Pemko Pekanbaru, untuk mendukung proses vaksin keliling. Bus ini nantinya akan menjangkau langsung warga calon penerima vaksin.
Dirinya menyebutkan masyarakat lanjut usia atau Lansia menjadi prioritas dalam vaksinasi. Apalagi lansia yang terpapar Covid-19 an mendorong lansia agar bisa ikut vaksin. Apalagi layanan vaksin bagi lansia juga diutamakan.
Ia mengingatkan Satgas kelurahan dan kecamatan mendorong lansia agar bisa ikut vaksin. Apalagi layanan vaksin bagi lansia juga diutamakan.
Melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, dr Zaini Rizaldy Saragih menambahkan selain usaha vaksinasi massal yang telah diselenggarakan, Pemko juga melakukan vaksin keliling.
“Dengan bus ini tim akan bergerak ke lapangan untuk penyuntikan vaksin warga,”terangnya.
Dirinya juga mengatakan yang menjadi titik sasaran nantinya adalah kelompok lanjut usia (Lansia),
rohaniawan, guru, dan pekerja ekonomi menjadi prioritas vaksin keliling ini.
“Bus ini khusus untuk vaksin saja. Caranya hanya dengan bawa KTP kita dapat melayani vaksin terhadap
kelompok prioritas penerima vaksin ini,” jelasnya.
Bahkan, khusus untuk kelompok Lansia,
bagi yang belum memiliki KTP Pekanbaru namun berdomisili di Pekanbaru tetap dapat melaksanakan vaksin.
Sedangkan untuk teknis dan tata cara dan jadwalnya, pihaknya membahas lebih lanjut untuk vaksinasi keliling ini.
“Tempat-tempat dimana mobile nya masih akan kita bahas lebih lanjut,” tuturnya.
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain mengatakan, dalam pelaksanaan bus vaksinasi ini, jangan sampai ada masyarakat yang merasa diintimidasi.
“Jangan ada intimidasi atau pemaksaan, tetapi harus memberikan pemahaman kepada masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Zulkarnain juga mengatakan, tidak hanya memberikan pemahaman kepada calon peserta vaksinasi saja, melainkan Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 harus memberikan sosialisasi kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di wilyah tempat pelaksanaan vaksin tersebut.
“Jika ingin sosialisasi baik dan matang maka libatkan organisasi pemerintah hingga tingkat bawah, sehingga akan maksimal dan lebih cepat memutus mata rantai penyeberangan Covid-19,” lanjutnya. ( Advetorial)