SIAK HULU, Buletininews.com – Pemerintah Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa tidak dapat disalurkan pada tahap ke 4 gelombang pertama kepada masyarakat. Demikian dikatakan Kepala Desa Teratak Buluh, Yuniwir saat ditemui awak media Buletininews.com pada Senin pagi (22/06/2020) diruang kerjanya bertempat di Kantor Desa Teratak Buluh yang terletak dilintas Pekanbaru – Teluk Kuantan.
“beberapa waktu lalu, kami disidak oleh Dinas terkait Pemerintahan Daerah Kabupaten Kampar persoalan penyaluran anggaran Covid-19 BLT DD Teratak Buluh, tahap selanjutnya dana sudah masuk kerekening namun belum bisa ditarek sebeluk ada arahan dari Pemda Kabupaten Kampar.” Ungkap Yuniwir.
Pasalnya, penyaluran BLT Dana Desa Teratak Buluh ditahap pertama, kedua dan ketiga disalurkan berdasarkan hasol kesepakatan dan musyawarah perangkat desa, BPD, Bhabinkamtibmas/Babinsa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda beserta masyarakatnya.
“hasil musyawarah memang disepakati mufakat untuk dibagi tiga dari anggaran perkuota sebesar 600 ribu itu, jadi 200 ribu mendapat setiap KK nya. Ini bertujuan untuk pemerataan agar warga yang membutuhkan mendapatkan bagian dari BLT DD ini.” beber Kepala Desa Teratak Buluh.
Diakuinya, “memang diregulasinya menyalahi aturan, tentu kami berharap agar hal ini disikapi dengan bijak oleh pihak terkait. Tentu guna masyarakat yang membutuhkan segera menerima anggaran tersebut di musim pandemi covid-19 ini.”
“144 kuota tercover oleh BLT Dana Desa, jadi seluruh bantuan di Desa Teratak Buluh ini mencapai 56 % masyarakat menerima dan merasakan dampak positif dari bantuan-bantuan dari program pemerintahan.” pungkas Yuniwir, Kepala Desa Teratak Buluh menutup.
**(hasby)