KAMPAR KIRI, Buletininews.com – Bendungan Sungai Paku, lokasi yang tak asing bagi masyarakat Kampar Kiri sekitarnya bahkan hingga kemasyarakat luar dari wilayah Kampar Kiri.
Berjarak lebih kurang 6 KM dari Ibukota Kecamatan Kampar Kiri, Lipat Kain. Bendungan yang terletak di Desa Sei.Paku tersebut merupakan tempat strategis menikmati waktu santay dan liburan dalam merefresingkan pikiran dari aktifitas serta rutinitas sehari-hari.
Bendungan Sungai Paku tempat alternatif untuk bersantai menikmati angin sepoi-sepoi dan sunset yang muncul disebalik pegunungan diujung danau Bendungan, sehingga menambah suasana indah dipandang mata.
Demikian dikatakan Kepala Desa Sungai Paku, Rocki Rossy SPdI kepada awak media sembari ngobrol santai di pinggiran alam bendungan, Senin sore (08/06/2020).
Dirinya berharap kepada instansi dan pihak terkait dipemerintahan daerah dan pemerintahan provinsi agar bendungan di Desa Sungai Paku Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar kiranya diberdayakan dan dilestarikan hingga bermanfaat bagi penunjang ekonomi masyarakat terutama, tentunya.
“Bendungan ini dari saya kecil, fisiknya seperti ini..tak ada perubahan, dikhawatirkan nantinya bentuk bangunan yang mulai menua ini menjadi dampak buruk bagi para pengunjung yang menikmati alam bendungan setiap hari.” Imbuh Rokki.
Dilanjutkan Kepala Desa Sungai Paku, ” tentu kami melalui BUMDes dan Pengelola dari Desalah yang merawat semampu dan seadanya dengan pendapatan dan anggaran yang didapatkan dari bendungan ini. Sedangkan persoalan fisik atau perawatan bangunan Bendungan ini takkan kami sanggup memenejnya, bukanlah gawe pemerintahan desa.” Ungkapnya.
“Nanti kami akan coba lakukan koordinasi ke pihak terkait dan instansi pemerintahan, serta disini pihak Pemdes mewakili kesenjangan perekonomian masyarakat juga meminta rekan dan mitra pers mengontrol hal ini.” Ujar Kades Sungai Paku berharap.
**(hasby)