Tambang, Buletininews.com – Acara syukuran dan santunan kepada Anak Yatim dari Panti Asuhan Ar-Rohim bersama PT Hutama Karya (persero) selaku investor jalan tol dengan kontraktor PT HKI selaku komtraktor pelaksana jalan tol seksi Pekanbary-Bangkinang ini, dihadiri Bupati Kampar, H.Catur Sugeng Susanto SH diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Daerah Kab.Kampar, Ir Azwan MSI.
Acara ini terlaksana di Base Camp Hutama Karya Infrastruktur (HKI) Desa Kualu Kecamatan Tambang, pada Kamis (30/01/2020).
Kegiatan ini juga hadir, Kabid Pertanahan dan Penataan Ruang Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau Iwan Suryawan SSos, MIP yang mewakili Pemerintah Provinsi Riau, PT HKI diwakili Rully Santoso ST selaku Manager Teknik, dan perwakilan dari PT Hutama Karya (Persero) Muhammad Razi ST selaku Engineering Manager.
Pemberian santunan kepada anak Yatim ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas telah disepakatinya hibah lahan milik Pemkab Kampar untuk dapat dimulainya pekerjaan persiapan Proyek Jalan Tol seksi Pekanbaru – Bangkinang lebih awal sebagai manifestasi perwujudan dukungan penuh Pemkab Kampar dalam mensukseskan pembangunan jalan tol ruas Pekanbaru-Padang yang terdiri dari 6 seksi.
Diketahui, seksi Pekanbaru-Bangkinang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dari ruas jalan tol Pekanbaru-Padang.
Serta, Jalan Tol seksi Pekanbaru-Bangkinang telah melewati tahapan persiapan yakni penerbitan SK Penlok yang sangat cepat dari target yang direncanakan, berkat sinergi dari semua pihak, yakni dari Pemkab Kampar, Pemprov Riau, Kementerian PUPR, OPD terkait, dan para Kepala Desa yang berada pada jalur Jalan Tol.
Dalam sambutan Asisten II menyampaikan, “Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung sepenuhnya Program Strategis Nasional dan ini dibuktikan dengan telah disepakatinya hibah lahan pemda di Desa Kualu Nenas seluas 10 Ha (hektar) lebih, agar proyek tol ini bisa dimulai. Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semua komponen masyarkaat mendukung program Jalan Tol ini dan juga meminta pihak PT. Hutama Karya (Persero) dan HKI agar memperhatikan kelestarian lingkungan di sepanjang jalan tol ini nantinya.”
Adapun setelah hibah dan tahap persiapan pekerjaan pada lahan tersebut, diperkirakan dalam bulan Februari 2020 rencana akan diagendakan Ground Breaking oleh Pemerintah Pusat, Gubernur Riau, dan Bupati Kampar.
(Mha)