Gubernur Riau Apresiasi Desa Wisata Dayun Siak Raih Juara 1 ADWI 2022

Pekanbaru, Buletininews.com — Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengapresiasi atas prestasi yang ditorehkan Desa wisata Dayun, Kabupaten Siak. Di mana desa tersebut meraih juara 1 nasional dalam kategori kelembagaan desa wisata di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022

Gubri Syamsuar mengaku, prestasi ini merupakan kebanggan untuk Provinsi Riau, karena Desa Wisata Dayun telah mampu bersaing dan unggul dari 3.419 desa wisata yang telah mengikuti ADWI 2022 dari 34 Provinsi di Indonesia.

Syamsuar memberikan apresiasi tinggi kepada pengelola objek wisata Desa Dayun, Dinas Pariwisata Kabupaten Siak, Dinas Pariwisata Provinsi Riau dan unsur pentahelix yang telah membantu memajukan desa wisata tersebut.

yang sempat terpuruk dua tahun terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Sebelumnya kita juga telah mendapat arahan dari bapak Presiden. Salah satunya bagaimana mendorong sektor pariwisata. Hal itu bertujuan agar bisa menggerakkan pemulihan ekonomi nasional,” kata Syamsuar.

Syamsuar juga mengajak Dinas Pariwisata di Riau untuk bisa melakukan inovasi dan terobosan agar pemulihan ekonomi bisa berjalan maksimal.

“Kepada seluruh Kepala Dinas Pariwisata agar bisa membantu menggerakkan pemulihan ekonomi. Sehingga ekonomi segera bangkit setelah 2 tahun terdampak Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan Syamsuar, bahwa Desa Dayun sebelumnya adalah desa yang menjadi langganan terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla). Kemudian, di kawasan itu dibangun embung untuk menampung air hujan untuk pencegahan Karhutla.

Namun, setelah tidak terjadi lagi karhutla di kawasan tersebut, warga setempat memiliki inisiatif untuk menjadikan Kampung Dayun menjadi desa wisata.

“Kampung Dayun ini dahulunya sering sekali terjadinya kebakaran. Memang di sini sekelilingnya gambut. Apa lagi yang berdekatan dengan Danau Zamrud,” ujarnya.

“Namun, saat ini telah menjadi desa wisata, tentunya ini atas dukungan dan perhatian pemerintah daerah dan unsur pentahelix. Sehingga setelah tidak ada kebakaran lahan, desa ini menjadi desa wisata,” imbuhnya.

Comments (0)
Add Comment