Tulang Bawang, Buletininews.com — Kampung penawar optimalkan penggunaan dana desa (DD) untuk percepatan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakatnya, baik sanitasi lingkungan berupa sumur bor 3 (tiga) unit yang terletak di rt01 rk01 rt04 rk02 dan rt01 rk01 depan balai kampung penawar, masing masing satu unit sumur bor.
Dan jambanisasi 42 unit terbagi di beberapa rukun tetangga (rt) sesuai dengan data penerima manfa’at yaitu warga yang memang belum memiliki jamban sehat.
Satu unit gorong gorong terletak di rt04 rk02 jalan penghubung kampung induk dengan rt terluar kampung penawar.
Satu unit taman pendidikan alqur’an (TPA) berukuran 5×7 yang terletak di rt02 rk01 kampung penawar, semua realisasi pembangunan ini di ambil dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2019 pada pencairan tahapan ke 3 (Tiga), 11/11/2019.
Kepala kampung penawar Mawardi sa’at diwawacarai awakmedia di kediamannya 15/01/2020, menyampaikan, “saya beserta aparatur kampung sangat menjunjung tinggi hasil kesepakatan masyarakat setiapa dusun yangpunya usulan, karna semua pembangunan ini atasdasar hasil musyawarah tingkat dusun masing masing, kemudian dibawa ke musyawarah perencanaan pembangunan kampung (MUSRENBANGKAMP)” tutur mawardi.
“Jadi semua pembangunan yang ada dikampung penawar ini atas dasar hasil musyawarah kampung dan memang sudah menjadi skala prioritas pembangunan yang sudah tertuang dalam RPJP dan RPJM KAMP, ungkapnya.
Beberapa masyarakat kampung penawar sebagai penerima manfa’at baik sumur bor dan jambanisasi sangat berterimakasih dan merasa senang karna yang tadinya mereka hanya menggunakan kakus cemplung kini sudah bisa menggunakan jamban yang sehat.
Beberapa masyarakat kampung penawar menyampaikan kepada media ini mereka merasa sangat senang dengan adanya dana desa ini yang bisa langsung menyentuh kepada masyarakat pedesaan.(SSD)