Camat Kampar Kiri Hilir, Salman : Seluruh Desa/Kelurahan Sudah Terbentuk Relawan Covid-19

Kampar Kiri Hilir, Buletininews.com – Ditengah pandemi virus corona yang sedang melanda Kabupaten Kampar khususnya, Kecamatan Kampar Kiri Hilir telah membentuk relawan penanggulangan Covid-19 hingga keseluruh desa dan kelurahan wilayahnya.

Terbentuknya relawan penanggulangan covid 19 tersebut adalah sebagai bentuk tindak lanjut dari Satuan Tugas penanggulangan Covid-19 ditingkat Kecamatan.

7 Desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Kampar Kiri Hili, diantaranya : Desa Sungai Petai, Desa Simpang Dua, Desa Rantau Kasih, Desa Mentulik, Desa Sungai Bungo, Desa Bangun Sari, Desa Gading Permai dan Kelurahan Sungai Pagar.

Demikian disampaikan Camat Kampar Kiri Hilir, Salman Jamaluddin SSos MSI kepada awak media (Senin, 04/05/2020). “Kita, Seluruhnya sudah terbentuk dan membentuk Relawan Penanggulangan Covid-19.” Ungkapnya.

Ditambahkan Camat, “Relawan terbentuk dan diangkat serta di SK-kan oleh setiap Kepala Deaa dan Lurah. Dalam hal ini Kepala Desa langsung menjadi Ketua dari Relawan Penanggulangan Covid-19 di wilayahnya dengan beranggotakan perangkat desa, remaja desa serta masyarakatnya yang dianggap cakap menjadi relawan.” Ujar Salman.

“sebagian pembiayaan dari relawan ini menggunakan Dana Desa, setiap desa dan kelurahan berbeda. Tergantung kesiapan perangkat desa, rata-rata 30 sampai 50 orang.” beber Mantan Sekretaris Camat Kampar Kiri ini.

Salman menyebutkan, “Disetiap Desa dan Kelurahan telah mendirikan Posko Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19.”

Salman Jamaluddin, selaku Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kampar Kiri Hilir mengakui bahwa beberapa waktu lalu, dirinya bersama rombongan saat meninjau Posko kedesa melaksanakan pembagian masker, handsanitizer, dan penyemprotan disinfektan.

“penyemprotan dilakukan dengan sistem drone yang mampu menyemprotkan 20 liter disinfektan” ujar Camat yang juga sebagai Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

Pantauan awak media saat wawancara Salman Jamaluddin, pihaknya terlihat cakap dan baik dalam melakukan penanggulangan dan pencegahan Cocid – 19 opeh para Relawan-relawan yang sudah terbentuk dan di SK-kan oleh masing-masing Kepala Desa dan Kelurahan.

“posko dijaga 24 jam, dikegiatan ini Kades dan Lurah menyediakan uang kosumsi bagi mereka yang bertugas. Dan diposko juga dilengkapi dengan pengukur suhu badan.” kata Salman lagi.

Diketahui, wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hilir adalah salah satu daerah tempat wisata pancing. Bagi warga dan tamu keluar masuk akan diperiksa suhu tubuhnya diposko relawan covid-19. “Bagi yang suhu tubuhnya diatas 37.5 derajat celcius tidak akan diperkenankan masuk.”tegas Camat Kampar Kiri Hilir.

Camat Kampar Kiri Hilir memaparkan kepada awak media, bahwa tugas relawan diantaranya adalah melakukan pendataan warga yang terdampak Covid-19. Sedangkan Satgas ditingkat Kecamatan memiliki tugas dalam mengkoordinir tugas para relawan ditingkat Desa dan Kelurahan, memberikan pemahaman serta pembelajaran melalui Kepala Desa dan Lurah.

“Satgas Kecamatan juga melakukan koordinasi dengan Satgas Gugus Penanggulangan Covid-19 tingkat Kabupaten.” ucap Camat, selaku Ketua Satgas Kecamatan Kampar Kiri Hilir.

Dihimbau kepada masyarakat Kecamatan Kampar Kiri Hilir, bahwa dengan adanya pandemi Corona Virus Disease (Covid) 19 ditegaskan agar mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintahan dengan tetap dirumah dan tidak meninggalkan desa maupun kelurahannya.

Terkait dengan pelaksanaan ibadah dibulan Ramadhan 1441 Hijriah, pihaknya tidak melarang namun wajib mengokuti protokol kesehatan dengan memakai masker dan membawa perlengkapan sholat serta sebagainya keperluan ibadah Ramadhan masing-masing ke Masjid ataupun Mushollah.

Pemerintahan Kecamatan Kampar Kiri Hilir dalam hal ini, telah memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Corona Virus Disease (covid) 19. “apa itu yang dikatakan ODP, PDP, Positif Corona. Corona bukan aib maka jangan kucilkan mereka yang terdampak ODP. Bisa jadi, karena mereka baru berkunjung datang dari tempat atau wolayah Zona Merah Covid-19.” jelas Salman Jamaluddin menutup.**(hasby)

Comments (0)
Add Comment