Kegiatan yang mengusung tema “Pelayanan Kontrasepsi untuk Penggarapan Unmet Need Wilayah Prioritas (KB)” ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memperluas akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah prioritas.
Berbagai layanan diberikan, mulai dari pelayanan kontrasepsi bagi pasangan usia subur, pemantauan tumbuh kembang balita, hingga pelayanan posyandu sebagai garda terdepan kesehatan masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati H. Herman menekankan bahwa program KB serta pelayanan kesehatan ibu dan anak harus menjadi perhatian bersama. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif tenaga kesehatan, kader posyandu, dan dukungan PKK, sebagai kunci keberhasilan menekan angka unmet need serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program ini bukan sekadar pelayanan kontrasepsi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga yang terarah demi terciptanya keluarga sehat dan sejahtera,” ujarnya. Bupati juga menyoroti pemberian vitamin A bagi balita sebagai langkah preventif untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak.
Melalui pelayanan serentak ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berkomitmen memperkuat layanan kesehatan yang merata dan berkelanjutan, demi peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. (Adv)