Pekanbaru, Buletininews.com — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, pagi ini (25/02) mendeteksi 32 titik panas yang tersebar dienam Kabupaten Kota se Riau.
Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Sukisno mengatakan,Kabupaten yang menyumbang titik panas terbanyak yakni berada di Kabupaten Siak 12 titik,Bengkalis terdapat Bengkalis 9 titik, Dumai 4 titik, Pelalawan 3 titik, Rokan Hilir 1 titik, dan Indragiri Hilir 3 titik.
“Dari 32 titik panas yang terdeteksi tersebut, 14 diantaranya diyakini titik api atau confidence (tingkat kepercayaan) di atas 70 persen,”ujarnya.
Seperti diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sejak awal Januari sudah 919,41 hektar areal lahan terbakar tersebar di beberapa kabupaten kota yang ada di provinsi Riau.
Paling luas terjadi di kabupaten Bengkalis yakni terbakar sekitar 693,5 hektar, disusul Kabupaten Rohil 118 hektar, Dumai 51 hektar, Meranti 20 hektar Pekanbaru 16,501, hektar Kampar 15 hektar dan 5 hektar.
Sementara itu, Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, penanganan karhutla di sejumlah titik lokasi di Riau masih terkendala terbatasnya peralatan untuk memadamkan api.
Dalam waktu dekat Pemprov Riau juga akan mengirimkan bantuan obat-obatan dan masker ke sejumlah titik yang saat ini dilanda kebakaran lahan. Syamsuar sendiri juga telah memerintahkan sekdaprov Riau untuk segera memanggil dinas kesehatan untuk segera mengirimkan bantuan ke daerah yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (D12)