KUANSING, BULETININEWS.COM – Pemerintah desa Rantau Sialang menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD). Kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Jum’at (22/5/2020). Siang di Kantor desa.
Penyaluran dana BLT tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala desa Syafriadi sebesar Rp600.000 untuk setiap KK, yang termasuk dalam kategori penerima BLT dan disaksikan langsung oleh Upika Kuantan Mudik.
Kepala desa Rantau Sialang Syafriadi di dapingi Sekretaris desa Danta Asman, S.Sos membenarkan bahwa memang dana BLT tahap satu sudah mereka salurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
“Ya, Alhamdulillah dana BLT desa kami hari ini telah tersalurkan kepada masyarakat yang terdampak Pandemi covid-19. Dari 223 Kepala Keluarga (KK), ada sebanyak 100 KK yang menerima bantuan BLT tersebut. Karena memang tidak semua KK yang menerima bantuan BLT. Sebab, ada regulasi yang mengatur seperti apa kriteria masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.” Ujar Syafriadi yang merupakan kades dua periode tersebut.
Warga yang tidak menerima dana BLT katanya adalah warga yang sudah mendapatkan bantuan dari APBD atau APBN. Misalnya, penerima PKH, BPNT, PNS, Pengusaha Sukses, BPD, Perangkat desa, dan warga memiliki penghasilan tetap. Adapun masyarakat yang tidak menerima BLT di desanya tersebut kata Syafriadi seperti penerima PKH dan BPNT 35 KK, BLT Kemensos 20 KK, Bansos Kabupaten 41 KK.
“BLT itu sasarannya adalah orang miskin, orang sakit kronis bertahun-tahun, dan orang kehilangan pekerjaan karena pandemi covid-19,” terangnya
Dijelaskan Syafriadi, Selaku Pemerintah desa, dirinya mengucapkan Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Kementerian Desa yang telah mengalihkan sebagian dana desa untuk membantu warga terdampak Pandemi Covid-19.
Selanjutnya Ia Juga berterima kasih kepada Upika Kuantan mudik, dinas terkait dan teman-teman Perangkat Desa, yang telah berupaya untuk menuntaskan pendataan masyarakat sesuai kategori masyarakat yang berhak menerima dana BLT, sehingga dana BLT ini bisa dicairkan.
Syafriadi menjelaskan, pendataan awal telah dilakukan oleh Tim Relawan covid-19. Hasilnya dibawa ke dalam forum Musyawarah Desa (Musdes). Dalam MusDes yang melibatkan kepala desa, babinsa, babin kamtibmas, BPD, pendamping lokal desa, dan pendamping PKH.
Dirinya memastikan penyaluran dana BLT didesanya sudah tepat sasaran dan telah sesuai aturan. “Ya, Hasil pendataan awal Tim Relawan covid,-19 akan diverifikasi ulang. Untuk memastikan BLT tepat sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut syafriadi menjelaskan, Data penerima manfaat telah dicocokkan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika terdaftar dan belum mendapatkan bansos, maka dapat menerima BLT dana desa. Misal, dia sopir travel, pedagang kantin sekolah dan lainnya. Itu semua mata pencahariannya hilang, maka dia punya hak untuk dapat BLT Dana Desa,” tutup Syafriadi
Penulis : Eki Maidedi