Abaikan Intruksi Presiden dan Gubri, Bupati Mursini Dinilai Tidak Konsisten Dengan Kebijakannya Sendiri

0 1.196
iklan artikel pertama

TELUK KUANTAN, Buletininews.com – Pasca Himbauan dari presiden republik Indonesia Ir. Joko Widodo dan Gubernur Riau Drs. Syamsuar, M.Si serta surat edaran menteri dalam negeri, Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini tetap menghadiri acara terbuka di desa Seberang Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik. Kamis (19/03/2020) Siang.

Hadirnya bupati Mursini di desa Seberang Pantai untuk meresmikan Mesjid Al hidayah yang belum lama selesai dibangun itu menunjukkan tidak konsistennya Bupati Kuansing dan telah mengangkangi kebijakannya sendiri terkait himbauannya dalam melakukan pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kuansing.

Sikap tidak mengindahkan himbauan Presiden dan Gubernur Riau serta tidak konsistennya Bupati Kuansing dengan kebijakannya mendapat sorotan.

“Bupati ini kan penyelenggara pemerintahan. Sekarang dia tidak mengindahkan himbauan Presiden dan Gubernur. Bahkan dia sendiri juga menghimbau hal yang sama untuk masyarakat Kuansing. Artinya, Bupati Mursini mengangkangi kebijakannya sendiri,” Ucap H Musliadi SAg, mantan Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kuansing kepada wartawan.

Seharusnya, Bupati Kuansing patuh dan taat serta konsisten melaksanakan kebijakan pemerintah tersebut. Karena sekarang, Indonesia tengah serius dalam mengantisipasi merebaknya virus Corona. “Ini demi keselamatan kita semua. Tak elok kalau bupati seperti itu,” katanya.

Tidak hanya mengangkangi kebijakan sendiri, menurut Musliadi, Bupati Mursini telah mengabaikan Surat Edaran Gubernur Riau serta Presiden RI. “Pemerintah kan sikapnya jelas, mulai dari pusat hingga daerah melarang atau menghindari adanya kerumunan orang. Ini justru Bupati Mursini yang mengumpulkan orang,” kesal Musliadi.

iklan artikel tengah

Ia minta Bupati Mursini mencontohkan hal yang positif kepada seluruh lapisan masyarakat. Semua elemen masyarakat kompak menunda agenda acara, mulai dari Pacu Jalur Mini di Sukaraja Logas Tanah Darat, Turnamen Sepakbola Limuno Cup, Riau Pos HSBL 2020 dan agenda lain, ditunda pelaksanaannya. Tapi justru Bupati Kuansing yang kumpulkan orang.

“Harusnya, penyelenggara pemerintah itu memahami maksud dari himbauan menghimpun massa. Ke depan jangan sampai terulang agar tidak terkesan membangkang,” saran Musliadi.

Sebelumnya, Sekda Kuansing, Dr H Dianto Mampanini SE MT kepada wartawan menyampaikan, bahwa pihaknya di daerah patuh terhadap Instruksi Presiden RI, Joko Widodo dan keputusan rapat bersama dengan Gubernur Riau bersama Forkopimda Provinsi Riau menyikapi antisipasi meluasnya penyebaran Virus Corona.

“Sesuai Instruksi Presiden dan hasil rapat bersama Gubernur dan Forkopimda Provinsi Riau, bahwa diminta seluruh daerah untuk menunda atau meniadakan kegiatan yang menghimpun orang banyak, anak-anak sekolah belajar di rumah,” tegas Sekda Dianto Mampanini.

Sementara untuk ASN, kata Sekda Kuansing, masih tetap bekerja seperti biasa. “Kegiatan bersentuhan langsung dengan masyarakat kita tunda dulu. Kalau untuk ASN tetap bekerja seperti biasa,” katanya.

Sedangkan Kabag Umum Setda Herman Susilo yang dimintai konfirmasi soal kegiatan pengumpulan orang yang dihadiri orang nomor satu di Kuansing itu, menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut telah diagendakan dari jauh hari sebelum adanya himbauan dari presiden RI maupun gubernur Riau.

“Ya, acara tersebut memang sudah diagendakan dari jauh hari, sementara kita mendapat himbauan dari presiden dalam Minggu ini, masyarakatpun menyembelih sapi untuk acara tersebut, kita kira masyarakat akan kecewa kalau seandainya bupati tidak hadir. Namun acara Kedepan yang telah teragenda akan dilakukan peninjauan kembali. Seperti MTQ tingkat kabupaten dan lain sebagainya,” tutup Kabag Umum.( Eki Maidedi)

iklan paling bawah artikel
Iklan di bawah artikel

Leave A Reply

Your email address will not be published.